Jumat, 20 November 2015

MyBasket


Nama      : 1). Yonaldy Dwido M (1504030097)
                  2). Romario Yosevan
Tugas      : PTI EKT2
Kelas       : 1B
Semester : Satu


Sejarah Perkembangan Bola Basket Di Indonesia

    Permainan Bola basket merupakan salah satu olahraga permainan bola besar berkelompok yang terdiri atas dua tim yang beranggotakan masing-masing lima orang dan saling bertanding untuk mencetak poin dengan memasukkan bola ke dalam keranjang lawan dan mencegah terjadinya poin ke keranjang sendiri. Permainan bola basket sangat cocok untuk ditonton karena biasa dimainkan di ruangan olahraga tertutup serta hanya memerlukan lapangan yang relatif berukuran kecil. Di samping itu, permainan bola basket mudah dipelajari karena bentuk bolanya yang besar, sehingga tidak menyulitkan para pemain ketika memantulkan atau melempar bola basket tersebut saat bermain.


Permainan bola basket adalah salah satu olahraga yang paling digemari oleh penduduk Amerika Serikat dan penduduk di belahan bumi lainnya, di antaranya adalah sebagian penduduk yang berasal dari Amerika Selatan, Eropa Selatan, Lithuania, serta Indonesia juga tentunya.


Perkembangan Bola Basket Di Indonesia

      Olahraga bola basket sudah dikenal sejak zaman Indonesia masih di bawah penjajahan Belanda, umumnya di Yogyakarta dan Solo. Sejarah basket bermula pada PON pertama, bulan September tahun 1948. Bola basket sudah menjadi salah satu olah raga yang dipertandingkan. Sejak saat itu basket mulai berkembang dengan pesat. Berikut urutan sejarah basket Indonesia sejak dahulu sampai saat ini:
Persatuan olah raga basket dibentuk pada tanggal 23 Oktober 1951 yang bernama Persatuan Basketball Seluruh Indonesia (disingkat PERBASI). Namun pada tahun 1955 namanya berubah menjadi Persatuan Bola Basket Seluruh Indonesia dengan singkatan tetap PERBASI. Pada tahun yang sama juga diselenggarakan konferensi basket Indonesia di Bandung.

Dalam pertandingan internasional tim basket Indonesia sudah mencetak beberapa prestasi diantaranya adalah sebagai berikut ini:


  • 1   Pada Asia Games III di Tokyo, Jepang tim basket Indonesia berhasil tampil, walaupun belum mencetak prestasi.
  • 2.    Pada kompetisi basket yang diikuti tujuh negara Asia di Manila, tim putra Indonesia berhasil memnduduki posisi ke 6.
  • 3.    Pada Sea Games tahun 1962, tim basket putra Indonesia berhasil menduduki posisi ke 5 diantaranya peserta dari negara Asia lainnya.
  • 4.    Pada piala Ganefo tahun 1963, tim basket putra Indonesia berhasil meraih peringkat 2.
  • 5.    Pada Pra Olimpiade di tahun 1964, Indonesia meraih peringkat 10.
  • 6.    Pada piala Ganefo tahun 1966 Indonesia kembali meraih peringkat 2.
  • 7.    Di tahun 1968 pada Pra-Olimpiade di Meksiko, tim basket putra negara kita berhasil meraih peringkat ke empat setelah mengalahkan Australia.
  • 8.    Tahun 1970 adalah kali pertama bagi Indonesia dalam menurunkan tim basket putrinya. Tepatnya di piala ABC.
  • 9.    Pada tahun 1972 diadakan kompetisi basket Asia di Taipei, Indonesia meraih peringkat ke 4.
  • 10.  Tahun 1980an, prestasi basket Indonesia mulai menurun terlihat dari kemampuan Indonesia yang hanya mampu menduduki posisi belasan di berbagai kompetisi.
  • 11.  Tahun 1990an, prestasi basket Indonesia mulai bagus. Ditandai dengan diraihnya medali emas oleh tim putra dan perak oleh tim basket putri pada Sea Games 1991. Pada Sea Games 1997 tim basket putri Indonesia juga kembali meraih medali perak.
  • 12.  Pada tahun 2001 untuk pertama kalinya tim basket putra Indonesia meraih medali perak di Sea Games.

      Pada tanggal 3 April 1982 merupakan tanggal bersejarah bagi dunia bola basket di Indonesia. Karena, pada hari itu, pertandingan antara klub Rajawali Jakarta menghadapi Semangat Sinar Surya Yogyakarta menandai dimulainya Kompetisi Bola Basket Utama (Kobatama) yang pertama kalinya sekaligus merupakan sebagai langkah awal dari sejarah panjang kompetisi klub-klub papan atas di yang ada di Indonesia. Klub bola basket Indonesia Muda Jakarta mencatatkan diri sebagai klub pertama yang meraih gelar bergengsi kejuaraan Kobatama tersebut.

Terakhir, setelah mengalami pasang surut selama hampir 30 tahun lamanya, dalam beberapa tahun terakhir ini olahraga permainan bola basket berkembang begitu pesat. Hal ini diawali oleh penyelenggaran Deteksi Basketball League (DBL) yang dikemas dengan sangat menarik sehingga mampu memberikan warna tersendiri dalam kompetisi tingkat pelajar di Indonesia, dan makin maraknya kompetisi tingkat pelajar ditiap-tiap daerah membuat makin tingginya prestise pertandingan ditingkat pelajar Indonesia. 

Kemudian disusul dengan bangkitnya liga profesional basket putra yang pada awalnya dikenal dengan nama Kobatama yang sekarang menjadi National Basketball League (NBL) Indonesia dan juga liga profesional basket putri yang sekarang dikenal dengan Women’s National Basketball League (WNBL). Namun, tidak lupa juga kompetisi reguler dari Perbasi yang masih rutin diadakan, baik tingkat kejurnas kelompok umur, antar klub, antar pengprov, Libamanas, dan sebagainya kian membuat suasana kompetisi bola basket di Indonesia tetap terjaga kemeriahannya.

http://veluzasport.blogspot.com/2013/08/sejarah-perkembangan-bola-basket-di.html


Aturan dasar permainan bola basket 
















      1.   Bola dapat dilemparkan ke segala arah dengan menggunakan salah satu atau kedua          tangan.

2. Bola dapat dipukul ke segala arah dengan menggunakan salah satu atau kedua tangan, tetapi tidak boleh dipukul menggunakan kepalan tangan (meninju).


3. Pemain tidak diperbolehkan berlari sambil memegang bola. Pemain harus melemparkan bola tersebut dari titik tempat menerima bola, tetapi diperbolehkan apabila pemain tersebut berlari pada kecepatan biasa.



4. Bola harus dipegang di dalam atau diantara telapak tangan. Lengan atau anggota tubuh lainnya tidak diperbolehkan memegang bola.



5. Pemain tidak diperbolehkan menyeruduk, menahan, mendorong, memukul, atau menjegal pemain lawan dengan cara bagaimanapun. Pelanggaran pertama terhadap peraturan ini akan dihitung sebagai kesalahan, pelanggaran kedua akan diberi sanksi berupa pendiskualifikasian pemain pelanggar hingga keranjang timnya dimasuki oleh bola lawan, dan apabila pelanggaran tersebut dilakukan dengan tujuan untuk mencederai lawan, maka pemain pelanggar akan dikenai hukuman tidak boleh ikut bermain sepanjang pertandingan. Pada masa ini, pergantian pemain tidak diperbolehkan.



6. Sebuah kesalahan dibuat pemain apabila memukul bola dengan kepalan tangan (meninju), melakukan pelanggaran terhadap aturan 3 dan 4, serta melanggar hal-hal yang disebutkan pada aturan 5.



7. Apabila salah satu pihak melakukan tiga kesalahan berturut-turut, maka kesalahan itu akan dihitung sebagai gol untuk lawannya (berturut-turut berarti tanpa adanya pelanggaran balik oleh lawan).



8. Gol terjadi apabila bola yang dilemparkan atau dipukul dari lapangan masuk ke dalam keranjang, dalam hal ini pemain yang menjaga keranjang tidak menyentuh atau mengganggu gol tersebut. Apabila bola terhenti di pinggir keranjang atau pemain lawan menggerakkan keranjang, maka hal tersebut tidak akan dihitung sebagai sebuah gol.


9. Apabila bola keluar lapangan pertandingan, bola akan dilemparkan kembali ke dalam dan dimainkan oleh pemain pertama yang menyentuhnya. Apabila terjadi perbedaan pendapat tentang kepemilikan bola, maka wasitlah yang akan melemparkannya ke dalam lapangan. Pelempar bola diberi waktu 5 detik untuk melemparkan bola dalam genggamannya. Apabila ia memegang lebih lama dari waktu tersebut, maka kepemilikan bola akan berpindah. Apabila salah satu pihak melakukan hal yang dapat menunda pertandingan, maka wasit dapat memberi mereka sebuah peringatan pelanggaran.

10. Wasit berhak untuk memperhatikan permainan para pemain dan mencatat jumlah pelanggaran dan memberi tahu wasit pembantu apabila terjadi pelanggaran berturut-turut. Wasit memiliki hak penuh untuk mendiskualifikasi pemain yang melakukan pelanggaran sesuai dengan yang tercantum dalam aturan 5.

11. Wasit pembantu memperhatikan bola dan mengambil keputusan apabila bola dianggap telah keluar lapangan, pergantian kepemilikan bola, serta menghitung waktu. Wasit pembantu berhak menentukan sah tidaknya suatu gol dan menghitung jumlah gol yang terjadi.

12. Waktu pertandingan adalah 4 quarter masing-masing 10 menit

13. Pihak yang berhasil memasukkan gol terbanyak akan dinyatakan sebagai pemenang




Pelanggaran dalam Bola Basket

















      1. Foul --> melanggar pemain lawan dgn reaching atau posisi defence yg salah.

2. Travelling --> tidak mendribble bola dlm 3 langkah saat lari maupun berjalan



3. Offensive Foul --> saat kita menabrak lawan yg dalam posisi hands up / charge yg benar, saat kita melakukan ilegal pick



4. Foul out --> keadaan dimana seorang pemain telah melakukan 5 kali foul biasa (FIBA), 6 kali foul (NBA).atau telah melakukan technical foul 2 kali dalam 1 kali pertandingan.maka pemain yang terkena foul out harus keluar dari lap pertandingan.



5. Double Dribble --> dimana saat bola dalam keadaan mati kamu kembali mendrible bola



6. Technical Foul --> pelanggaran yang berhubungan dengan peraturan pertandingan secara teknis seperti seseorang memprotes wasit terus-menerus dgn kasar,tidak menghargai wasit, mengeluarkan kata" kotor, melakukan kekerasan pada lawan, bench melakukan hal" yg tidak seharusnya, memaki , dll



7. Three Seconds Violation --> pelanggaran yang diberikan apabila seorang pemain berada di area tembakan bebas ( key area ) selama 3 detik


8. Offensive 3 second --> pelanggaran karena diam di post/area tim lawan selama 3 detik pada saat lawan defense. Bola berpindah ke pihak lawan

9. Deffensive 3 second --> pelanggaran karena diam di area tim sendiri selama 3 detik pada saat lawan melakukan offense. Lawan diijinkan melakukan 1 throw-in.

10. 30-second violation <sekarang 24-second violation> --> pelanggaran pemain tim A tidak melakukan shoot/lay-up/dunk ke ring lawan melewati batas waktu 30 detik <sekarang jadi 24 detik>. Bola berpindah ke pihak Tim B

11. Peraturan 10-second violation <sekarang jadi 8-second violation> --> Pemain Tim A tidak keluar dari posisi defense<setengah lapangan tim A> selama 10 detik<sekarang jadi 8 detik> setelah bola dipegang oleh pemain tim A yang lain yang melakukan offense dan sedang berada di area tim B <setengah lapangan tim B>. Bola kemudian beralih ke tim B

12. Back Ball / Back Court --> pelanggaran karena pemain yang membawa bola kembali ke daerah pertahanan setelah melewati garis tengah.

13. Blocking Foul --> pelanggaran karena melakukan pelanggaran keras ketika menghalangi pemain lawan

14. Team Foul --> pelanggaran dalam satu tim per babaknya. Apabila sudah mencapai 5 point maka akan diberikan free throw pada lawan..

15. Personal Foul --> pelanggaran perorangan max 4 x foul kalau sudah 5x maka akan dikenai foul out

16. Pushing --> pelanggaran karena mendorong lawan main

17. jumping, yaitu pelanggaran ketika pemain akan melakukan tembakan sambil melakukan lompatan, tapi kemudian tidak jadi melakukan tembakan

18.shot clock violation, yaitu pelanggaran ketika melakukan serangan lebih dari 24 detik (NBA) atau 30 detik (FIBA) sebelum bola menyentuh ring



http://jordansportsia2.weebly.com/peraturan-bermain-bola-basket.html


Posisi Dalam Bola Basket





















      Dalam permainan bola basket, terdapat 5 posisi utama pemain, yaitu center (5 - C), power forward (4 - PF), small forward (3 - SF),shooting guard (2 - SG), dan point guard (1 - PG). Biasanya, posisi ini juga diwakilkan dengan angka untuk mempermudah penyebutannya.

      Pemain tengah (center) biasanya ditempati oleh pemain yang bertubuh paling tinggi dalam tim. Pada saat menyerangCenter bertugas menerima bola dan menembakkannya ke ring, sedangkan pada saat bertahan, pemain ini menjadi pertahanan terakhir. (Power forward) juga biasanya juga ditempati oleh pemain bertubuh tinggi karena bertugas sebagai penangkap bola pantul yang gagal masuk ke dalam ring (rebound), terutama saat bertahan. Dalam posisi menyerang, seorang PF diharapkan menangkap bola rebounddan segera menembakkannya kembali ke dalam ring. Small forward, umumnya diisi oleh pemain yang agresif dalam melakukan serangan ke daerah musuh dan juga memiliki tembakan yang konsisten dari bagian luar garis tembakan bebas. Shooting guard umumnya diisi oleh pemain dengan kemampuan bertahan dan mencuri bola yang baik. Dalam posisi menyerang, SG berperan sebagai pemegang bola kedua dan juga menembakkan lemparan tiga angka.Point guard adalah pemimpin penyerangan yang biasanya memiliki umpan (passing) dan dribble.

khttps://id.wikipedia.org/wiki/Posisi_bola_basket


A.) Bola 



B.) Ukuran Permainan Lapangan Bola Basket


1)Bentuk lapangan : persegi panjang.
2)Lebar lapangan : 15 meter.

3)Panjang lapangan : 28 meter.
Lapangan bola basket diberi batas garis yang disebut garis samping dan garis pendek disebut garis akhir atau garis belakang. Setiap garis tebalnya 5 cm.


C.)Papan Pantul Dan Keranjang Bola Basket

      Penggunaan Papan pantul dan keranjang bola basket mempunyai aturan :

1)           Tebal Papan pantul 3 cm, Papan terbuat dari kayu, mempunyai lebar 120 cm, panjang 180 cm, dan tinggi papan 2,75 cm; dipasang di belakang ring; jaraknya diberi jala.

2)    Keranjang dibuat dari besi yang melingkar yang diberi jala.

3)    Ring besi dengan garis tengah 45 cm, jala yang dibuat dari sebangsa tali yang berwarna putih yang digantungkan di ring dengan panjangnya berukuran 40 cm.



     Teknik Permainan Bola Basket (Dribbling)      

                   
    Dribble adalah teknik paling dasar dari permainan bola basket. Untukdapat mendribble bola dengan baik, skill tersebut harus terus dilatih,karena kemampuan dribble yang baik akan berdampakpada penguasaan bola yang baik pula.
    Menggiring bola adalah membawa bola dengan jalan memantul-mantulkan pada lantai dengan tujuan untuk menyusup atau mendekati basket lawan . Untuk tujuan menyusup atau menghindari lawan maka kita harus menggiring bola serendah mungkin, dan untuk mendekati basket secepat-cepatnya kita harus menggiring bola lebih tinggi.



    Prinsip dalam mengajarkan teknik dribble antara lain:
§  Kontrol pada Jari-Jari Tangan
§  Mempertahankan Tubuh Tetap Rendah
§  Kepala Tegak
§  Melatih Tangan yang Lain
§  Pemain perlu untuk belajar dribble menggunakan tangan yan lain.
§  Lindungi Bola
    Macam-Macam Dribble yaitu :
1.      Change of pace dribble – Dribble ini adalah yang paling umum dalam bolabasket dan digunakan untuk membuat pemain bertahan berfikir bahwa pelaku dribble akan memperlambat atau mempercepat tempo dribble.
2.      Low or control dribble– Dribble ini adalah yang paling umum dalam bolabasket dan digunakan untuk membuat pemain bertahan berfikir bahwa pelaku dribble akan memperlambat atau mempercepat tempo dribble.
3.      High or speed dribble– Ketika pemain berada di lapangan terbuka dan harus bergerak secepatnya denganbola, maka ia akan menggunakan dribble ini. Ketika berlari dengan cepat, pemain akan mendorong bola di depannya dan membiarkannya melambung ke atas setinggi pinggulnya. Tangan yang mendribble tidak berada di atas bola melainkan di belakang bola.
4.      Crossover dribble – Yaitu mendribble bola dengan memindahkan bola dari tangan yang satu kearah tangannya yang lain. Gerakan ini sangat bagus untuk memperdaya pemain bertahan. Namun bola bisa dicuri bila tidak dilakukan dengan baik, karena bola tidak terjaga.
5.      Behind the back dribble – Jenis dribble ini digunakan ketika pemain mengganti arah supaya terbebas dari pemain bertahan. Bola digerakkan dari satu sisi tubuh ke sisi tubuh yang lain dengan mengayunkannya di belakang tubuh.
6.      Between the legs dribble – Dribble ini adalah cara yang cepat untuk memindahkan bola dari satu tangan ke tangan yang lain melewati sela kaki. Digunakan ketika pen-dribble dijaga dengan ketat atau ingin mengganti arah.
7.      Reverse dribble – Dribble ini dikenal juga dengan nama spin dribble atau rol dribble. Dribble ini dilakukan untuk mengganti arah dan memantulkan bola dari satu tangan ke tangan yang lain ketika dijaga dengan ketat. Dribble ini harus dilakukan dengan cepat saat pen-dribble mendorong bola ke lantai dan berputar mengelilingi pemain bertahan.

https://indrywuland.wordpress.com/2012/08/26/teknik-permainan-bola-basket-dribbling/



   Teknik Dasar Menembak Bola Basket (Shooting)



    Secara umum teknik dasar menembak shooting itu ada tujuh jenis yaitu :
o    Tembakan satu tangan  (One-hand Set Shoot)
o    Lemparan bebas  (Free throw)
o    Tembakan sambil melompat (jump Shoot)
o    Tembakan tiga skor (Three point shot)
o    Tembakan mengait (hook shot)
o    Lay-up
o    Runner
      Berikut ini akan dijelaskan, langkah-langkah pelaksanaan dari masing-masing teknik shooting tersebut  :
          1). Tembakan satu tangan (One-hand Set Shot)
         Adapun langkah-langkah pelaksanaan adalah sebagai berikut :

   o    Lihat target
   o    Rentangkan kaki, punggung dan bahu
   o    Lenturkan pergelangan dan jari-jari kedepan
   o    Lepaskan ibu jari
   o    Tangan mengimbang pada posisi bola terlepas
   o     Irama yang seimbang

     2).  Lemparan bebas (Free Throw)
      Suksesnya dalam melakukan lemparan bebas memerlukan keahlian, kebiasaan, konsentrasi dan keyakinan, kebiasaan, rileks dan irama mendukung konsentrasi dan keyakinan diri adapun langkah-langkah pelaksanaannya.

  o    Lihat target
  o    Ucapkan kata-kata kunci sasaran berirama
  o    Rentangkan kaki, punggung dan bahu
  o    Rentangkan siku
  o    Lenturkan pinggang dan jari-jari kedepan
  o    Lepaskan jari telunjuk
  o    Tangan menyimbang pada bola sampai terlepas







   
      3).Tembakan sambil melompat (Jump shot)
      Tembakan melompat sama dengan tembakan satu tangan hanya ada dua penyesuaian dasar, dimana pada tembakan melompat dalam mengangkat bola harus lebih tinggi dan menembak setelah melompat, bukannya menembak bersama dengan melompat adapun langkah-langkah teknik ini

  o    Loncat lalu menembak
  o    Tinggi lompatan tergantung pada jarak tembakan
  o    Rentang kaki, punggung dan bahu
  o    Rentangkan siku
  o    Lenturkan pinggang dan jari-jari kedepan
  o    Lepaskan jari-jari telunjuk
  o    Laju penyimbang pada bola sampai terlepas
  o    Irama yang sama
  o    Lihat target



    4). Tembakan tigas Skor (Three Point Shoot)

       Untuk tembakan tiga angka, disiapkan pada kejauhan yang cukup dari garis untuk minghindar penginjakan garis dan untuk mempokuskan  pandangan pada ring basket. Adapun langkah-langkah pelaksanaan adalah sebagai berikut :

  o    Loncat tanpa ketegangan, menembak saat loncat keatas
  o    Irama yang sama
  o    Tenaga berurutan dari kaki, punggung dan bahu
  o    Rentangkan siku
  o    Lenturkan pinggang dan jari-jari kedepan
  o    Lepaskan jari-jari telunjuk
  o    Tangan menyeimbang pada bola sampai terlepas






   5).Tembakan mengait (Hook Shot)



      Keunggulan tembakan mengait adalah susah dihalangi oleh lawan yang tinggi. Tembakan mengait terbatas didekat ring jarak  3 m hingga 4 m adapun langkah-langkah pelaksanaan adalah sebagai berikut :

o    Melangkah dan pivot kedepan
o    Angkat bola pada arah telinga
o    Tangan menyeimbang pada bola sampai bola terlepas
o    Irama yang seimbang
o    Lihat target
    
    6). Lay Up



      Tembakan lay up dilakukan  dekat dengan keranjang basket setelah menyalip bola. Untuk dpat melakukan melompat yang tinggi dalam lay up, harus mempunyai kecepatan pada tiga atau empat langkah terakhir tetapi juga harus mengontrol kecepatan yang berlawanan. Adapun langkah-langkahnya sebagai berikut :


o    Angkat lutut dan menembak
o    Bawa bola diantara telinga dan bahu
o    Arahkan lengan, pergelangan dan jari-jari
o    Lepaskan bola jari telunjuk jari yang halus
o    Pertahankan posisi tangan penyeimbang pada bola sampai terlepas

    https://s4goro.wordpress.com/2012/08/09/teknik-dasar-menembak-bola-basket-shooting-2/










Tidak ada komentar:

Posting Komentar