Nama : 1). Yonaldy Dwido M (1504030097)
2). Romario Yosevan
Tugas : PTI EKT2
Kelas : 1B
Semester : Satu
1)Bentuk lapangan : persegi panjang.
2)Lebar lapangan : 15 meter.
3)Panjang lapangan : 28 meter.
Lapangan bola basket diberi batas garis yang disebut garis samping dan garis pendek disebut garis akhir atau garis belakang. Setiap garis tebalnya 5 cm.
Kelas : 1B
Semester : Satu
Sejarah Perkembangan
Bola Basket Di Indonesia
Permainan Bola basket merupakan salah satu olahraga permainan bola
besar berkelompok yang terdiri atas dua tim yang beranggotakan masing-masing
lima orang dan saling bertanding untuk mencetak poin dengan memasukkan bola ke
dalam keranjang lawan dan mencegah terjadinya poin ke keranjang sendiri.
Permainan bola basket sangat cocok untuk ditonton karena biasa dimainkan di
ruangan olahraga tertutup serta hanya memerlukan lapangan yang relatif
berukuran kecil. Di samping itu, permainan bola basket mudah dipelajari karena
bentuk bolanya yang besar, sehingga tidak menyulitkan para pemain ketika
memantulkan atau melempar bola basket tersebut saat bermain.
Permainan bola basket adalah salah satu olahraga yang paling digemari oleh
penduduk Amerika Serikat dan penduduk di belahan bumi lainnya, di antaranya
adalah sebagian penduduk yang berasal dari Amerika Selatan, Eropa Selatan,
Lithuania, serta Indonesia juga tentunya.
Perkembangan Bola Basket Di
Indonesia
Olahraga bola basket sudah
dikenal sejak zaman Indonesia masih di bawah penjajahan Belanda,
umumnya di Yogyakarta dan Solo. Sejarah
basket bermula pada PON pertama, bulan September tahun
1948. Bola basket sudah menjadi salah satu olah raga yang dipertandingkan.
Sejak saat itu basket mulai berkembang dengan pesat. Berikut urutan
sejarah basket
Indonesia sejak dahulu sampai saat ini:
Persatuan olah raga basket dibentuk pada tanggal
23 Oktober 1951 yang bernama Persatuan Basketball Seluruh Indonesia (disingkat
PERBASI). Namun pada tahun 1955 namanya berubah menjadi Persatuan Bola Basket
Seluruh Indonesia dengan singkatan tetap PERBASI. Pada tahun yang sama juga
diselenggarakan konferensi basket Indonesia di Bandung.
Dalam pertandingan internasional tim basket
Indonesia sudah mencetak beberapa prestasi diantaranya adalah sebagai berikut
ini:
- 1 Pada Asia Games III di Tokyo, Jepang tim basket Indonesia berhasil tampil, walaupun belum mencetak prestasi.
- 2. Pada kompetisi basket yang diikuti tujuh negara Asia di Manila, tim putra Indonesia berhasil memnduduki posisi ke 6.
- 3. Pada Sea Games tahun 1962, tim basket putra Indonesia berhasil menduduki posisi ke 5 diantaranya peserta dari negara Asia lainnya.
- 4. Pada piala Ganefo tahun 1963, tim basket putra Indonesia berhasil meraih peringkat 2.
- 5. Pada Pra Olimpiade di tahun 1964, Indonesia meraih peringkat 10.
- 6. Pada piala Ganefo tahun 1966 Indonesia kembali meraih peringkat 2.
- 7. Di tahun 1968 pada Pra-Olimpiade di Meksiko, tim basket putra negara kita berhasil meraih peringkat ke empat setelah mengalahkan Australia.
- 8. Tahun 1970 adalah kali pertama bagi Indonesia dalam menurunkan tim basket putrinya. Tepatnya di piala ABC.
- 9. Pada tahun 1972 diadakan kompetisi basket Asia di Taipei, Indonesia meraih peringkat ke 4.
- 10. Tahun 1980an, prestasi basket Indonesia mulai menurun terlihat dari kemampuan Indonesia yang hanya mampu menduduki posisi belasan di berbagai kompetisi.
- 11. Tahun 1990an, prestasi basket Indonesia mulai bagus. Ditandai dengan diraihnya medali emas oleh tim putra dan perak oleh tim basket putri pada Sea Games 1991. Pada Sea Games 1997 tim basket putri Indonesia juga kembali meraih medali perak.
- 12. Pada tahun 2001 untuk pertama kalinya tim basket putra Indonesia meraih medali perak di Sea Games.
Pada tanggal 3 April 1982 merupakan tanggal
bersejarah bagi dunia bola basket di Indonesia. Karena, pada hari itu,
pertandingan antara klub Rajawali Jakarta menghadapi Semangat Sinar Surya
Yogyakarta menandai dimulainya Kompetisi Bola Basket Utama (Kobatama) yang
pertama kalinya sekaligus merupakan sebagai langkah awal dari sejarah panjang
kompetisi klub-klub papan atas di yang ada di Indonesia. Klub bola basket
Indonesia Muda Jakarta mencatatkan diri sebagai klub pertama yang meraih gelar
bergengsi kejuaraan Kobatama tersebut.
Terakhir, setelah mengalami pasang surut
selama hampir 30 tahun lamanya, dalam beberapa tahun terakhir ini olahraga
permainan bola basket berkembang begitu pesat. Hal ini diawali oleh penyelenggaran
Deteksi Basketball League (DBL) yang dikemas dengan sangat menarik sehingga
mampu memberikan warna tersendiri dalam kompetisi tingkat pelajar di Indonesia,
dan makin maraknya kompetisi tingkat pelajar ditiap-tiap daerah membuat makin
tingginya prestise pertandingan ditingkat pelajar Indonesia.
Kemudian disusul dengan bangkitnya liga
profesional basket putra yang pada awalnya dikenal dengan nama Kobatama yang
sekarang menjadi National Basketball League (NBL) Indonesia dan juga liga
profesional basket putri yang sekarang dikenal dengan Women’s National
Basketball League (WNBL). Namun, tidak lupa juga kompetisi reguler dari Perbasi
yang masih rutin diadakan, baik tingkat kejurnas kelompok umur, antar klub,
antar pengprov, Libamanas, dan sebagainya kian membuat suasana kompetisi bola
basket di Indonesia tetap terjaga kemeriahannya.
http://veluzasport.blogspot.com/2013/08/sejarah-perkembangan-bola-basket-di.html
Aturan dasar permainan bola basket
1. Bola dapat
dilemparkan ke segala arah dengan menggunakan salah satu atau kedua tangan.
2. Bola dapat dipukul ke segala arah dengan
menggunakan salah satu atau kedua tangan, tetapi tidak boleh dipukul
menggunakan kepalan tangan (meninju).
3. Pemain tidak diperbolehkan berlari sambil
memegang bola. Pemain harus melemparkan bola tersebut dari titik tempat
menerima bola, tetapi diperbolehkan apabila pemain tersebut berlari pada
kecepatan biasa.
4. Bola harus dipegang di dalam atau diantara
telapak tangan. Lengan atau anggota tubuh lainnya tidak diperbolehkan memegang
bola.
5. Pemain tidak diperbolehkan menyeruduk,
menahan, mendorong, memukul, atau menjegal pemain lawan dengan cara
bagaimanapun. Pelanggaran pertama terhadap peraturan ini akan dihitung sebagai
kesalahan, pelanggaran kedua akan diberi sanksi berupa pendiskualifikasian
pemain pelanggar hingga keranjang timnya dimasuki oleh bola lawan, dan apabila
pelanggaran tersebut dilakukan dengan tujuan untuk mencederai lawan, maka
pemain pelanggar akan dikenai hukuman tidak boleh ikut bermain sepanjang
pertandingan. Pada masa ini, pergantian pemain tidak diperbolehkan.
6. Sebuah kesalahan dibuat pemain apabila
memukul bola dengan kepalan tangan (meninju), melakukan pelanggaran terhadap
aturan 3 dan 4, serta melanggar hal-hal yang disebutkan pada aturan 5.
7. Apabila salah satu pihak melakukan tiga
kesalahan berturut-turut, maka kesalahan itu akan dihitung sebagai gol untuk
lawannya (berturut-turut berarti tanpa adanya pelanggaran balik oleh lawan).
8. Gol terjadi apabila bola yang dilemparkan atau
dipukul dari lapangan masuk ke dalam keranjang, dalam hal ini pemain yang
menjaga keranjang tidak menyentuh atau mengganggu gol tersebut. Apabila bola
terhenti di pinggir keranjang atau pemain lawan menggerakkan keranjang, maka
hal tersebut tidak akan dihitung sebagai sebuah gol.
9. Apabila bola keluar lapangan pertandingan,
bola akan dilemparkan kembali ke dalam dan dimainkan oleh pemain pertama yang
menyentuhnya. Apabila terjadi perbedaan pendapat tentang kepemilikan bola, maka
wasitlah yang akan melemparkannya ke dalam lapangan. Pelempar bola diberi waktu
5 detik untuk melemparkan bola dalam genggamannya. Apabila ia memegang lebih
lama dari waktu tersebut, maka kepemilikan bola akan berpindah. Apabila salah
satu pihak melakukan hal yang dapat menunda pertandingan, maka wasit dapat
memberi mereka sebuah peringatan pelanggaran.
10. Wasit berhak untuk memperhatikan permainan
para pemain dan mencatat jumlah pelanggaran dan memberi tahu wasit pembantu
apabila terjadi pelanggaran berturut-turut. Wasit memiliki hak penuh untuk
mendiskualifikasi pemain yang melakukan pelanggaran sesuai dengan yang
tercantum dalam aturan 5.
11. Wasit pembantu memperhatikan bola dan
mengambil keputusan apabila bola dianggap telah keluar lapangan, pergantian
kepemilikan bola, serta menghitung waktu. Wasit pembantu berhak menentukan sah
tidaknya suatu gol dan menghitung jumlah gol yang terjadi.
12. Waktu pertandingan adalah 4 quarter
masing-masing 10 menit
13. Pihak yang berhasil memasukkan gol terbanyak
akan dinyatakan sebagai pemenang
Pelanggaran dalam Bola Basket
1. Foul --> melanggar pemain
lawan dgn reaching atau posisi defence yg salah.
2. Travelling --> tidak mendribble bola dlm 3
langkah saat lari maupun berjalan
3. Offensive Foul --> saat kita menabrak
lawan yg dalam posisi hands up / charge yg benar, saat kita melakukan ilegal
pick
4. Foul out --> keadaan dimana seorang pemain
telah melakukan 5 kali foul biasa (FIBA), 6 kali foul (NBA).atau telah
melakukan technical foul 2 kali dalam 1 kali pertandingan.maka pemain yang
terkena foul out harus keluar dari lap pertandingan.
5. Double Dribble --> dimana saat bola dalam
keadaan mati kamu kembali mendrible bola
6. Technical Foul --> pelanggaran yang
berhubungan dengan peraturan pertandingan secara teknis seperti seseorang
memprotes wasit terus-menerus dgn kasar,tidak menghargai wasit, mengeluarkan
kata" kotor, melakukan kekerasan pada lawan, bench melakukan hal" yg
tidak seharusnya, memaki , dll
7. Three Seconds Violation --> pelanggaran
yang diberikan apabila seorang pemain berada di area tembakan bebas ( key area
) selama 3 detik
8. Offensive 3 second --> pelanggaran karena
diam di post/area tim lawan selama 3 detik pada saat lawan defense. Bola
berpindah ke pihak lawan
9. Deffensive 3 second --> pelanggaran karena
diam di area tim sendiri selama 3 detik pada saat lawan melakukan offense.
Lawan diijinkan melakukan 1 throw-in.
10. 30-second violation <sekarang 24-second
violation> --> pelanggaran pemain tim A tidak melakukan shoot/lay-up/dunk
ke ring lawan melewati batas waktu 30 detik <sekarang jadi 24 detik>.
Bola berpindah ke pihak Tim B
11. Peraturan 10-second violation <sekarang
jadi 8-second violation> --> Pemain Tim A tidak keluar dari posisi
defense<setengah lapangan tim A> selama 10 detik<sekarang jadi 8 detik>
setelah bola dipegang oleh pemain tim A yang lain yang melakukan offense dan
sedang berada di area tim B <setengah lapangan tim B>. Bola kemudian
beralih ke tim B
12. Back Ball / Back Court --> pelanggaran
karena pemain yang membawa bola kembali ke daerah pertahanan setelah melewati
garis tengah.
13. Blocking Foul --> pelanggaran karena
melakukan pelanggaran keras ketika menghalangi pemain lawan
14. Team Foul --> pelanggaran dalam satu tim
per babaknya. Apabila sudah mencapai 5 point maka akan diberikan free throw
pada lawan..
15. Personal Foul --> pelanggaran perorangan
max 4 x foul kalau sudah 5x maka akan dikenai foul out
16. Pushing --> pelanggaran karena mendorong
lawan main
17. jumping, yaitu pelanggaran ketika pemain
akan melakukan tembakan sambil melakukan lompatan, tapi kemudian tidak jadi
melakukan tembakan
18.shot clock violation, yaitu pelanggaran
ketika melakukan serangan lebih dari 24 detik (NBA) atau 30 detik (FIBA)
sebelum bola menyentuh ring
http://jordansportsia2.weebly.com/peraturan-bermain-bola-basket.html
Posisi Dalam Bola Basket
Dalam permainan bola basket, terdapat 5 posisi utama pemain, yaitu center (5
- C), power forward (4
- PF), small
forward (3 - SF),shooting
guard (2 - SG), dan point guard (1
- PG). Biasanya, posisi ini juga diwakilkan dengan angka untuk mempermudah penyebutannya.
Pemain tengah (center) biasanya ditempati oleh pemain yang bertubuh paling tinggi dalam tim. Pada saat menyerang, Center bertugas menerima
bola dan menembakkannya ke
ring, sedangkan pada saat bertahan, pemain ini menjadi pertahanan terakhir. (Power forward) juga biasanya juga ditempati oleh pemain bertubuh tinggi karena bertugas sebagai penangkap
bola pantul
yang gagal masuk ke dalam
ring (rebound), terutama saat bertahan. Dalam posisi menyerang, seorang PF diharapkan menangkap
bola rebounddan segera menembakkannya kembali ke dalam ring.
Small forward, umumnya diisi oleh pemain
yang agresif dalam melakukan serangan ke daerah musuh dan juga memiliki tembakan
yang konsisten dari bagian luar garis tembakan bebas. Shooting guard umumnya diisi oleh pemain dengan kemampuan bertahan dan mencuri
bola yang baik. Dalam posisi menyerang, SG
berperan sebagai pemegang
bola kedua dan juga menembakkan lemparan tiga angka.Point guard adalah pemimpin penyerangan
yang biasanya memiliki umpan (passing) dan dribble.
khttps://id.wikipedia.org/wiki/Posisi_bola_basket
A.) Bola
B.) Ukuran Permainan Lapangan Bola Basket
1)Bentuk lapangan : persegi panjang.
3)Panjang lapangan : 28 meter.
Lapangan bola basket diberi batas garis yang disebut garis samping dan garis pendek disebut garis akhir atau garis belakang. Setiap garis tebalnya 5 cm.
C.)Papan Pantul Dan Keranjang Bola Basket
Penggunaan
Papan pantul dan keranjang bola basket mempunyai aturan :
1) Tebal Papan pantul 3 cm, Papan terbuat dari
kayu, mempunyai lebar 120 cm, panjang 180 cm, dan tinggi papan 2,75 cm;
dipasang di belakang ring; jaraknya diberi jala.
2) Keranjang dibuat dari besi yang melingkar
yang diberi jala.
3) Ring besi dengan garis tengah 45 cm, jala
yang dibuat dari sebangsa tali yang berwarna putih yang digantungkan di ring
dengan panjangnya berukuran 40 cm.
Teknik Permainan Bola Basket (Dribbling)
Dribble adalah teknik paling dasar dari permainan bola
basket. Untukdapat mendribble bola dengan baik, skill tersebut harus terus
dilatih,karena kemampuan dribble yang baik akan berdampakpada penguasaan bola
yang baik pula.
Menggiring
bola adalah membawa bola
dengan jalan memantul-mantulkan pada lantai dengan tujuan untuk menyusup atau
mendekati basket lawan . Untuk tujuan menyusup atau menghindari lawan maka kita
harus menggiring bola serendah mungkin, dan untuk mendekati basket
secepat-cepatnya kita harus menggiring bola lebih tinggi.
§
Kontrol pada Jari-Jari Tangan
§
Mempertahankan Tubuh Tetap Rendah
§
Kepala Tegak
§
Melatih Tangan yang Lain
§
Lindungi Bola
Macam-Macam
Dribble yaitu :
1. Change of pace dribble – Dribble ini
adalah yang paling umum dalam bolabasket dan digunakan untuk membuat pemain
bertahan berfikir bahwa pelaku dribble akan memperlambat atau mempercepat tempo
dribble.
2.
Low or control dribble– Dribble ini
adalah yang paling umum dalam bolabasket dan digunakan untuk membuat pemain
bertahan berfikir bahwa pelaku dribble akan memperlambat atau mempercepat tempo
dribble.
3.
High or speed dribble– Ketika pemain
berada di lapangan terbuka dan harus bergerak secepatnya denganbola, maka ia
akan menggunakan dribble ini. Ketika berlari dengan cepat, pemain akan
mendorong bola di depannya dan membiarkannya melambung ke atas setinggi
pinggulnya. Tangan yang mendribble tidak berada di atas bola melainkan di
belakang bola.
4. Crossover dribble – Yaitu
mendribble bola dengan memindahkan bola dari tangan yang satu kearah tangannya
yang lain. Gerakan ini sangat bagus untuk memperdaya pemain bertahan. Namun
bola bisa dicuri bila tidak dilakukan dengan baik, karena bola tidak terjaga.
5.
Behind the back dribble – Jenis dribble ini digunakan ketika pemain mengganti arah
supaya terbebas dari pemain bertahan. Bola digerakkan dari satu sisi tubuh ke
sisi tubuh yang lain dengan mengayunkannya di belakang tubuh.
6.
Between the legs dribble – Dribble ini adalah cara yang cepat untuk memindahkan bola dari
satu tangan ke tangan yang lain melewati sela kaki. Digunakan ketika
pen-dribble dijaga dengan ketat atau ingin mengganti arah.
7.
Reverse dribble – Dribble ini dikenal juga dengan nama spin dribble atau rol
dribble. Dribble ini dilakukan untuk mengganti arah dan memantulkan bola dari
satu tangan ke tangan yang lain ketika dijaga dengan ketat. Dribble ini harus
dilakukan dengan cepat saat pen-dribble mendorong bola ke lantai dan berputar
mengelilingi pemain bertahan.
https://indrywuland.wordpress.com/2012/08/26/teknik-permainan-bola-basket-dribbling/
Secara umum teknik dasar
menembak shooting itu ada tujuh jenis yaitu :
o
Tembakan satu tangan (One-hand Set Shoot)
o
Lemparan bebas (Free throw)
o
Tembakan sambil melompat (jump Shoot)
o
Tembakan tiga skor (Three point shot)
o
Tembakan mengait (hook shot)
o
Lay-up
o
Runner
Berikut ini akan dijelaskan, langkah-langkah pelaksanaan dari
masing-masing teknik shooting tersebut :
1). Tembakan satu tangan (One-hand Set Shot)
Adapun langkah-langkah pelaksanaan adalah sebagai berikut :
o
Lihat target
o
Rentangkan kaki, punggung dan bahu
o
Lenturkan pergelangan dan jari-jari kedepan
o
Lepaskan ibu jari
o
Tangan mengimbang pada posisi bola terlepas
o
Irama yang seimbang
2). Lemparan bebas (Free Throw)
Suksesnya dalam melakukan lemparan bebas memerlukan keahlian,
kebiasaan, konsentrasi dan keyakinan, kebiasaan, rileks dan irama mendukung
konsentrasi dan keyakinan diri adapun langkah-langkah pelaksanaannya.
o
Lihat target
o
Ucapkan kata-kata kunci sasaran berirama
o
Rentangkan kaki, punggung dan bahu
o
Rentangkan siku
o
Lenturkan pinggang dan jari-jari kedepan
o
Lepaskan jari telunjuk
o
Tangan menyimbang pada bola sampai terlepas
3).Tembakan sambil melompat (Jump shot)
Tembakan melompat sama dengan tembakan satu tangan hanya ada dua
penyesuaian dasar, dimana pada tembakan melompat dalam mengangkat bola harus
lebih tinggi dan menembak setelah melompat, bukannya menembak bersama dengan
melompat adapun langkah-langkah teknik ini
o
Loncat lalu menembak
o
Tinggi lompatan tergantung pada jarak tembakan
o
Rentang kaki, punggung dan bahu
o
Rentangkan siku
o
Lenturkan pinggang dan jari-jari kedepan
o
Lepaskan jari-jari telunjuk
o
Laju penyimbang pada bola sampai terlepas
o
Irama yang sama
o
Lihat target
4). Tembakan tigas Skor (Three Point Shoot)
Untuk tembakan tiga angka, disiapkan pada kejauhan yang cukup
dari garis untuk minghindar penginjakan garis dan untuk mempokuskan
pandangan pada ring basket. Adapun langkah-langkah pelaksanaan adalah sebagai
berikut :
o
Loncat tanpa ketegangan, menembak saat loncat keatas
o
Irama yang sama
o
Tenaga berurutan dari kaki, punggung dan bahu
o
Rentangkan siku
o
Lenturkan pinggang dan jari-jari kedepan
o
Lepaskan jari-jari telunjuk
o
Tangan menyeimbang pada bola sampai terlepas
5).Tembakan mengait (Hook Shot)
Keunggulan tembakan mengait adalah susah dihalangi oleh lawan yang tinggi.
Tembakan mengait terbatas didekat ring jarak 3 m hingga 4 m adapun
langkah-langkah pelaksanaan adalah sebagai berikut :
o
Melangkah dan pivot kedepan
o
Angkat bola pada arah telinga
o
Tangan menyeimbang pada bola sampai bola terlepas
o
Irama yang seimbang
o
Lihat target
6). Lay Up
Tembakan lay up dilakukan dekat dengan keranjang basket
setelah menyalip bola. Untuk dpat melakukan melompat yang tinggi dalam lay up,
harus mempunyai kecepatan pada tiga atau empat langkah terakhir tetapi juga
harus mengontrol kecepatan yang berlawanan. Adapun langkah-langkahnya sebagai
berikut :
o
Angkat lutut dan menembak
o
Bawa bola diantara telinga dan bahu
o
Arahkan lengan, pergelangan dan jari-jari
o
Lepaskan bola jari telunjuk jari yang halus
o
Pertahankan posisi tangan penyeimbang pada bola sampai terlepas
https://s4goro.wordpress.com/2012/08/09/teknik-dasar-menembak-bola-basket-shooting-2/
















Tidak ada komentar:
Posting Komentar